Mendikbud : "Para Murid Harus Dididik dengan Keras Tentang Kejujuran, Termasuk Gurunya"

Sistem ujian baru yang diterapkan membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi ingin masyarakat turut serta mengawasi. Ia berharap, seluruh lapisan masyarakat ikut mengawasi jalannya ujian dan memerangi kecurangan di sekolah selama ujian berlangsung. "Ini saatnya membangun generasi baru. Dengan sistem yang baru, kami harap seluruh masyarakat ikut serta memerangi kecurangan yang bisa saja terjadi. Dengan begitu kita akan melahirkan generasi berkualitas," bebernya.
Baca juga : Mendikbud Bakal Hapus Tugas Karya Ilmiah Guru, Ini Alasannya
Karena itu, Muhadjir juga ingin agar para guru tetap menerapkan prinsip kejujuran dalam pekerjaan. "Sekarang ini sudah saatnya membangun masa depan Indonesia dimulai dari bangku sekolah. Para murid yang ada harus dididik dengan keras tentang kejujuran, termasuk juga gurunya," jelasnya.

Bahkan, Muhadjir mengancam bakal menindak tegas para guru yang ketahuan bertindak curang. "Jangan sampai coba-coba. Kami akan tindak tegas," lugasnya.

Meski demikian, dilaksanakannya ujian berbasis komputer itu masih menjadi polemik. Sebab, tak semua daerah bisa menerapkan ujian berbasis komputer itu. Karena itu, ada beberapa daerah yang melakukan ujian dengan basis kertas dan pensil.

Sumber : http://www.jpnn.com/news/mendikbud-di-sini-100-persen-ujian-berbasis-komputer?page=3
Mendikbud : "Para Murid Harus Dididik dengan Keras Tentang Kejujuran, Termasuk Gurunya"
Mendikbud Muhadjir Effendi