Sekolah Negeri Kekurangan Siswa, Kebijakan Disdik Menambah Rasio Kelas Baru Menuai Protes

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Batam Muslim Bidin mengatakan kekurangan daya tampung tak sepenuhnya terjadi di sekolah negeri di Batam, Kepulauan Riau. Bahkan ada sekolah negeri yang kesulitan mendapat siswa baru. "(Sekolah) negeri yang peminatnya ada, contoh yang SMA seperti 18 dan 19 di Batuaji itu, kan kurang juga," sebut Muslim seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Tak hanya SMA yang notabenenya kini dalam kendali Pemerintah Provinsi, tingkatan SD dan SMP tanggungjawab Disdik Batam juga banyak yang kekurangan murid. Dia mencontohkan di daerah Tanjugpiayu jika ada sekolah yang kekurangan daya tampung malah ada sekolah negeri yang kekurangan siswa.
SIMAK juga : Berita Heboh Anak 2 Tahun Lolos Seleksi PPDB Online, Begini Penjelasan Panitia
Melihat kondisi ini, sejatinya kontras dengan kebijakan Disdik yang akan menambah rasio kelas di sekolah negeri. Di tanya apakah sekolah negeri yang kosong dapat menampung siswa yang disebut-sebut tak tertampung, Muslim akan terlebih dahulu membicarakan hal ini dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi. "Untuk ini kami peru petunjuk pak wali, hari Senin (hari ini) kami ingin bertemu beliau," katanya.

Kebijakan menambah rasio kelas baru menuai protes dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Batam.

Sekretaris BMPS Heri Supriyadi bahakn tegas menilai kebijakan ini akan membuat sekolah swasta dinilai akan semakin terpuruk karena kekurangan siswa. "Ini kebijakan yang sifatnya sporadis," kata Jumat (7/7) siang.

Dia menilai, pemerintah sebagai penanggung jawab pendidikan membuat kebijakan yang dapat mengkolaborasikan kepentingan sekolah negeri dan swasta. "Swasta ini tak cari untung, kami sifatnya bantu pemerintah bantu penyelenggaraan pendidikan. Murid tak tertampung di sekolah mana, tinggal lapor mana sekolah swasta yang dekat," katanya. Sumber : http://www.jpnn.com/news/banyak-orang-tua-paksakan-anak-ke-sekolah-favorit
Sekolah Negeri Kekurangan Siswa, Kebijakan Disdik Menambah Rasio Kelas Baru Menuai Protes
Muslim Bidin Saat Diwawancarai (foto : jpnn)
loading...