566 Peserta Uji Kompetensi 2017 Tidak Lulus, Jokowi : Kalau Lulus Semua Saya Malah Curiga

INFODIKDAS--Hari ini, pemerintah secara resmi telah menyerahkan sertifikat hasil uji kompetensi bagi peserta program pemagangan tahun 2017, dari total ribuan yang ikut ada 566 peserta yang tidak lulus. Presiden Joko Widodo menyerahkan 5.635 sertifikat uji kompetensi kepada peserta program pemagangan 2017 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/12).
Baca juga : Mulai Tahun Depan SD/MI Ikut USBN, Begini Bobot Soal yang Disiapkan Kemendikbud
Program yang diadakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) itu diikuti 6.201 peserta. "Jadi, yang nggak lulus 566. Artinya, uji kompetensi ini benaran karena ada yang nggak lulus. Kalau lulus semua saya malah curiga ini benaran nggak, sih. Kalau ada yang nggak lulus berarti benar," ucap pria yang karib disapa Jokowi itu.

Dia menambahkan, pemerintah masih berfokus pada pembangunan infrastruktur sebagai fondasi untuk bersaing dengan negara lain.

Hal itulah yang membuat pemerintah mengalokasikan banyak dana dalam APBN untuk program fisik. "Mulai 2019, tadi saya bisikin ke menaker, kita konsentrasi pada yang kedua, pembangunan sumber daya manusia," ucap Jokowi. (JPG, 27/12)

NASEHAT : Bagi rekan-rekan yang belum lulus tetap sabar dan berupaya untuk meningkatkan kompetensi diri agar pada program berikutnya dapat berhasil lulus menyandang Sertifikat Kompetensi.
566 Peserta Uji Kompetensi 2017 Tidak Lulus, Jokowi : Kalau Lulus Semua Saya Malah Curiga
Presiden Joko Widodo
loading...
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+