USBN SD / MI Mulai Diterapkan 2018, Begini Bobot Soal yang Disiapkan Kemendikbud

INFODIKDAS - Rencana pelaksanaan ujian akhir siswa SD/MI yang diganti dengan USBN mulai menemukan titik terang dan dipastikan tahun ini dapat dilaksanakan. Pemerintah akan memulai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan diterapkan di jenjang sekolah dasar (SD) pada 2018 mendatang. USBN merupakan pengganti ujian sekolah (US).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno mengungkapkan, pelaksanaan USBN akan mulai diterapkan pada 2018. Tak tanggung-tanggung, USBN akan mengujikan delapan mata pelajaran.
Baca juga : Kebijakan Baru Ujian Akhir Siswa SD/MI Diganti USBN, Begini Penjelasan Kemendikbud
Yakni, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, PKN, seni budaya dan prakarya (SBDP), pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), serta agama.

Sedangkan pada pelaksanaan US 2017, hanya ada tiga mata pelajaran. Yakni, bahasa Indonesia dengan jumlah butir soal 50, matematika dengan jumlah butir soal 40, dan ilmu pengetahuan alam (IPA) jumlah butir soal 40. ”Untuk pelaksanaan USBN pembuatan butir soal masih dalam proses,” terang Totok di Jakarta, Minggu (24/12).

Meskipun guru disarankan melakukan variasi soal dengan memasukkan jenis soal esai, Totok menjamin tingkat kesulitan soal masih tahap sedang dan cenderung tidak terlalu sulit. ”Soalnya tidak terlalu sulit kok. Karena kan nanti yang membuat soal adalah guru-guru, Kemendikbud hanya 25 persennya,” jelas Totok. (jpg, 25/12)
USBN SD / MI Mulai Diterapkan 2018, Begini Bobot Soal yang Disiapkan Kemendikbud
Bobot Soal yang Disiapkan Kemendikbud 
loading...
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+